Perbedaan Underweight, Stunting, dan Wasting pada Anak

Kekurangan nutrisi yang baik bagi tubuh dapat menyebabkan beberapa masalah pada pertumbuhan, terutama apabila kekurangan nutrisi tersebut dialami pada masa anak-anak. Terdapat banyak kondisi yang dapat terjadi, yaitu stunting, wasting, dan underweight.

Meskipun ketiganya dapat terjadi karena kekurangan nutrisi, apa yang membedakan ketiga kondisi ini?

Underweight

Seperti namanya, kondisi ini terjadi ketika seseorang memiliki berat badan terlalu rendah untuk seusianya. Mengutip Nmamilife.com, kekurangan berat badan dapat mengakibatkan melemahnya sistem kekebalan tubuh serta membuat seseorang yang underweight cenderung selalu merasa lelah dan lesu.

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan underweight, seperti riwayat keluarga, terlalu banyak melalukan aktivitas fisik, metabolisme tinggi, dan penyakit kronis. Underweight juga bisa terjadi karena mengalami gangguan makan yang memengaruhi cara serta apa yang Anda makan.

Stunting

Stunting adalah kondisi medis di mana seorang anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Tubuh mereka tidak dapat mencapai ketinggian yang layak seperti anak-anak seusianya. Kondisi ini disebabkan oleh gizi buruk atau malnutrisi.

Wasting

Wasting merupakan sebuah kondisi ketika seorang anak memiliki berat badan rendah sehubungan dengan tinggi badannya. Seorang anak kurus memiliki berat badan rendah namun tinggi yang cukup.

Anak-anak yang mengalami wasting berisiko terkena penyakit parah dan kronis pada usia yang sangat muda. Penyakit ini sebagian besar disebabkan karena kekurangan gizi. Sementara stunting adalah tinggi badan yang rendah untuk berat badan anak, wasting adalah berat badan yang rendah untuk tinggi badan anak.

Berikut ini adalah perhitungan yang digunakan untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami malnutrisi atau tidak menurut WHO:

VALMAI ALZENA KARLA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.